Jumat, 28 Desember 2012

Demi Waktu



Di alam ini ada 3 dimensi pembentuknya, yaitu massa (berat), ruang, dan waktu. Dari 3 dimensi tersebut hanya 2 yang apabila hilang dapat kita buat atau cari kembali, tetapi waktu apabila telah hilang maka dia tidak bisa diganti. Untuk mengingat hal tersebut perlu kita jadikan catatan kalimat berikut ini.
”Waktu itu tidak berkembang biak, tidak memanjang, tidak berhenti, tidak kembali ke belakang, dan terus berjalan ke depan".
Kemudian dalam Al Quran juga Allah telah menyinggung tentang manfaat waktu, dan kerugian yang akan kita dapatkan bila menyia-yiakan waktu.

Allah subhanahu wa ta'ala berfirman:

وَالْعَصْرِ (1) إِنَّ الْإِنْسَانَ لَفِي خُسْرٍ (2) إِلَّا الَّذِينَ آَمَنُوا وَعَمِلُوا الصَّالِحَاتِ وَتَوَاصَوْا بِالْحَقِّ وَتَوَاصَوْا بِالصَّبْرِ (3(

"Demi masa. Sesungguhnya manusia itu benar-benar dalam kerugian. Kecuali orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal sholeh dan nasehat menasehati supaya mentaati kebenaran dan nasehat menasehati supaya menetapi kesabaran". (QS. Al 'Ashr [103]: 1-3)
Jadi Apabila orang sanagt memperhatikan waktu akan memeiliki produktivitas dan keunggulan yang lebih baik untuk menghadapi persaingan.

 Produktivitas sangat berhubungan erat dengan waktu, semakin banyak orang menghasilkan sesuatu maka ia akan makin produktif, dan untuk menghasilkan seuatu yang baik dan terhindar dari kesalahan tentu orang yang telah membuat perencanaan dengan baik dan matang.

Jadi semakin baik orang mengelola waktu produktivitasnya juga makin baik.
Beberapa manajemen waktu agar produktivitas kita makin baik :
  1. Tetapkan tujuan dan cita-cita hidup
  2. Lakukan perencanaan
  3. Tetapkan skala prioritas
  4. Batasi rencana Anda
  5. Luangkan waktu.

Kamis, 27 Desember 2012

Pemecahan Masalah (Problem Solving)




Masalah adalah perbedaan antara situasi saat ini dengan target yang kita inginkan atau kita rencanakan.  Semua orang harus menjadi pemecah masalah (Problem Solvers). Pemecahan masalah sebaiknya menggunakan pendekatan secara tim.  

Timbulnya suatu masalah bersumber dari 7M yang bisa berasal dari satu M  atau beberapa M, yaitu :
  1. Manusia : karena kurangnya pengetahuan atau pengalaman, mental, ketidakpedulian, stres, keadaan fisik, dan lain-lain.
  2. Mesin : alat, karena tidak adanya perawatan, tidak dikalibrasi, spesifikasi mesin tidak sesuai dengan tugas, dan lain-lain.
  3. Metode : cara kerja, karena tidak tertulis, tidak jelas, tidak terstandardisasi, tidak benar, dan lain-lain.
  4. Material : bahan, karena tidak ada spesifikasi mutu, tidak sesuai spesifikasi, tidak ada penanganan bahan baku, dan lain-lain.
  5. Media : berkaitan dengan tempat dan waktu, karena kurang penerangan, kebisingan yang berlebihan, tidak memperhatikan aspek keselamatan dan kesehatan, dan lain-lain
  6. Motivasi : berhubungan dengan sikap kerja, tidak kreatif, tidak reaktif, tidak mau bekerja sama, hal ini disebabkan karena sistem balas jasa dan penghargaan yang kurang transparan atau terasa tidak adil.
  7. Money : atau keuangan, karena ketiadaan dukungan keuangan yang memadai untuk memperlancar proyek peningkatan mutu yang direncanakan. 
Atau sederhananya seperti gambar tulang ikan berikut :

  
      Langkah-langkah penanganan masalah yang efektif :

1.      Mendefinisikan masalah secara tertulis, minimal 4 hal yang harus kita dapatkan, yaitu :
a.      Apa (What) akibat utama dari masalah itu ?
b.      Kapan (When) masalah terjadi?  Seberapa sering?
c.       Di mana (Where) masalah terjadi? Di dalam sistem, fasilitas, atau komponen?

2.      Buat diagram sebab akibat bertujuan untuk mendefinisikan akar masalah dan mencari penyebab yang tidak dapat dikendalikan tetapi dapat diperkirakan.

3.      Setiap akar penyebab dimasukkan ke dalam diagram sebab akibat sesuai dengan kategori 7M. Sedangkan penyebab yang tidak dapat dikendalikan dimasukkan dalam diagram dalam kategori tersendiri.

4.      Mendefinisikan tindakan atau solusi yang efektif :
a.      Pencegahan penyebab-penyebab muncul kembali.
b.      Tindakan yang dilakukan harus di bawah pengendalian kita.
c.       Pencapain tujuan dan target yang dicapai.

5.      Melaksanakan solusi atau tindakan yang diusulkan. Dalam menerapkan tindakannya harus jelas dimulai dari :
a.      Apa (What) tindakannya yang akan dilakukan
b.      Kapan (When) tindakan itu mulai dilakukan
c.       Di mana (Where) tindakan itu akan dilakukan
d.      Siapa (Who) yang bertanggung jawab dan yang melakukan tindakan tersebut?
e.      Mengapa (Why) tindakan itu yang harus didahulukan?
f.        Bagaimana (How) cara atau langkah tindakan itu dilakukan ?
g.      Berapa besar (How Much) manfaat  dan berapa biayanya jika tindakan tersebut kita lakukan.

6.      Lakukan standardisasi, antara lain buat dan atau revisi IK, prosedur, juga cara pemantauan atau pengukuran hasilnya.


Jenis-jenis Masalah

1.      Masalah yang diciptakan : yaitu menetapkan target kinerja yang meningkat terus-menerus, disebut juga masalah potensial dan baru akan menjadi masalah di masa yang akan datang.
2.      Masalah yang dirasakan : yaitu masalah yang berkaitan dengan upaya peningkatan.
3.      Masalah yang telah terjadi :  yaitu berkaitan dengan target / sasaran yang telah dibuat tetapi tidak tercapai (menyimpang dari standar).

Untuk menjadi pemecah masalah (Problem Solver) yang sukses :

1.      Jangan takut masalah, jika masalah sudah teratasi ciptakan target lainnya yang lebih menantang.
2.      Gunakan data hasil pengukuran, lakukan pengamatan, pahami fakta yang ada.
3.      Pelajari sistem manajemen.
4.      Tingkatkan kemampuan teknik.
5.      Jalankan langkah-langkah tindakan dengan sistematis.
6.      Buat keputusan setelah akar masalah sesungguhnya telah teridentifikasi.
7.      Jangan menyalahkan, lakukan pendekatan rasional.
8.      Kondisikan diri pada situasi dan waktu yang tepat untuk menyelesaikan masalah.

Terdapat beragam model langkah solusi masalah yang dapat dipakai dalam menyelesaikan masalah :

1.      Model Pemecahan Masalah 7 Langkah
2.      Model USE PDSA
3.      Model DMAIC (untuk perusahaan yang menerapkan program Lean Six Sigma)
4.      Model DMADV (yang berkaitan dengan Design for Six Sigma)



Rabu, 11 Juli 2012

TQM


TQM adalah suatu konsep manajemen mutu yaitu adanya kemauan untuk melakukan perbaikan secara terus menerus (Continuous Improvement) dengan melibatkan semua karyawan untuk mencapai kualitas yang excellent melalui proses manajemen.
Menunjukkan strategi organisasional secara keseluruhan yang melibatkan semua jenjang dan jajaran manajemen serta karyawan, setiap orang terlibat dalam TQM. Tidak ditujukan kepada pengguna akhir atau pembeli saja, tetapi pelanggan internal, pemasok bahkan personalia yang mendukung. Kualitas bukan hanya produk bebas cacat saja, tetapi TQM lebih menekankan pada pelayanan kualitas. Manajemen dalam TQM adalah pendekatan manajeman, BUKAN pendekatan teknis pengendalian kualitas yang sempit. Pendekatan TQM sangat berorientasi pada manajemen orang. Dalam implementasinya TQM mensyaratkan berbagai perubahan organisasional dan manajerial total dan fundamental, mencakup visi, misi, orientasi dan manajemen vital lainnya.
Dalam TQM memiliki 2 sisi kualitas, yaitu
 Hard Side Quality,
Yaitu semua upaya memperbaiki proses produksi, muali dari  desain produk sampai penggunaan alat-alat pengendalian seperti : Quality Fuction Manajement, Just In Time, Statistical Process Control, dan perubahan organisasional lainnya (antara lain Struktur Organisasi, budaya organisasi) diharapkan dapat meningkatkan kualitas produk dan pada akhirnya akan memuaskan kebutuhan pelanggan.
Soft Side Quality
Yaitu lebih berfukus pada upaya menciptakan kesadaran karyawan arti pentingnya kepuasan pelanggan dan menumbuhkan komitmen karyawan untuk memperbaiki kualitas. Upaya tersebut  biasanya dilakukan dengan pendidikan dan pelatihan yang mendukung, pendekatan sistem penggajian yang mendukung, struktur kerja.

SMART


Sesuai dengan arti katanya SMART artinya pintar atau jenius. Berarti dalam membuat perencanaan kita harus menggunakan prinsip SMART dalam arti yang sebenarnya dan juga dalam artian sesuai singkatan katanya. Seperti uraian berikut ini :

Specific / Spesifik
Istilah pertama menekankan kebutuhan untuk tujuan tertentu atas dan terhadap yang lebih umum. Ini berarti tujuannya adalah jelas dan tidak ambigu. Untuk membuat tujuan yang spesifik, harus tahu persis apa yang diharapkan, mengapa itu penting, siapa yang terlibat, di mana itu akan terjadi.
Tujuan spesifik biasanya akan menjawab lima "W" pertanyaan:
  • What : Apa yang ingin saya capai?
  •  Why: Alasan khusus, tujuan atau manfaat untuk mencapai tujuan.
  • Who: Siapa yang terlibat?
  • Where: Identifikasi lokasi.
  • Which: Identifikasi kebutuhan dan kendala.

Measurable / Terukur
Istilah kedua menekankan perlunya kriteria nyata untuk mengukur kemajuan dalam mencapai tujuan. Inti di balik ini adalah jika tujuan tidak terukur, tidak mungkin mengetahui apakah telah membuat kemajuan ke arah penyelesaian yang diinginkan. Mengukur kemajuan untuk membantu agar tetap di jalur, mencapai waktu sasaran, dan memacu pada upaya lanjutan yang diperlukan untuk mencapai tujuan akhir.
Tujuan yang terukur biasanya akan menjawab pertanyaan seperti:
  • Berapa banyak?
  • Bagaimana saya tahu kapan itu dilakukan?

Achievable / Dapat Dicapai
Istilah ketiga menekankan pentingnya tujuan yang dapat dicapai, tidak ekstrim. Artinya tujuan tidak jauh dari jangkauan atau di bawah kinerja standar. Ketika kita mengidentifikasi tujuan yang paling penting adalah mencari cara agar dapat membuat  menjadi kenyataan. Kembangkan sikap, kemampuan, keterampilan, dan kemampuan keuangan untuk menjangkaunya.

Sebuah tujuan yang dapat dicapai biasanya akan menjawab pertanyaan:
·         Caranya: Bagaimana tujuan dicapai?

Relevant / Relevan
Istilah keempat menekankan pentingnya memilih yang penting. Sebuah sasaran mungkin Spesifik, Terukur targetnya, dan Timely, tetapi tidak memiliki Relevansi, contoh : seorang ahli gambar ditargetkan membuat roti bakar 50 porsi dalam waktu 3 jam.
Tujuan yang relevan akan mendorong tim, departemen, dan organisasi ke depan. Tujuan yang mendukung atau sejalan dengan tujuan lain akan dianggap sebagai tujuan yang relevan.
Tujuan yang relevan dapat menjawab pertanyaan-pertanyaan ini dengan kata YA :
  • Apakah ini  bermanfaat?
  • Apakah ini waktu yang tepat?
  • Apakah ini cocok dengan upaya / kebutuhan kami?
  • Apakah Anda orang yang tepat?

Timely / Kerangka Waktu
Istilah kelima menekankan pentingnya kerangka waktu, memberikan target waktu. Komitmen untuk tenggat waktu membantu memfokuskan upaya pada penyelesaian tujuan pada atau sebelum tanggal jatuh tempo. Tujuan kerangka waktu ini dimaksudkan untuk membangun rasa urgensi.
Tujuan terikat waktu biasanya akan menjawab pertanyaan:
  • Kapan?
  • Apa yang bisa saya lakukan 3 ke depan?
  • Apa yang bisa saya lakukan 5 minggu dari sekarang?
  • Apa yang dapat saya lakukan saat ini?

Pengorganisasian dan Pengelolaan SDM


Pengorganisasian dan Pengelolaan SDM adalah pengelolaan manusia yang akan menjadi pelaku utama dalam menjalankan usaha. Faktor lain dalam usaha menjadi tidak ada artinya tanpa adanya manusia. Jadi dalam hal ini pengorganisasian dan pengelolaan SDM paling penting dalam pengelolaan usaha. Karena manusia adalah mahluk social, artinya membutuhkan orang lain, maka agar dapat bekerja sama dan dapat mencapai tujuan dari usaha maka diperlukan organisasi.
 
Dalam Struktur Organisasi harus dapat menggambarkan hal hal berikut :
  1. Mendukung tercapainya tujuan atau operasional, struktur organisasi tersebut harus juga menggambarkan sistem dan mekanisme koordinasi, uraian pekerjaan, kelompok kerja, tim dan tugas khusus, termasuk tanggung jawab dan wewenang.
  2. Memberikan kejelasan tentang kejelasan karyawan apa yang diharapkan dari hasil kerjanya. Untuk itu diperlukan Prosedur, Intruksi Kerja, balas Jasa, Sanksi, dan sistem penilaian lainnya.
  3. Membantu proses pengambilan keputusan, Struktur organisasi dapat membimbing para pengambil keputusan untuk memperoleh informasi yang relevan, baik sumber, waktu dan keakuratan datanya.

Jika Dalam Struktur organisasi tidak dapat menggambarkan point-point di atas, maka tujuan-tujuan sesuai point diatas tidak akan tercapai secara maksimal, atau bahkan membuat usaha yang dibangun menjadi kacau. Karena manusia akan cenderung menjalankan sesuatu sesuai kehendaknya masing-masing.

Strategi Pemasaran

Ada beberapa strategi pemasaran yang bisa dilakukan pengusaha atau produsen, antara lain :
     1. Menembus pasar, hal ini bisa dilakukan jika masih banyak sasaran pembeli yang belum terjangkau oleh produk atau barang yang kita produksi. Dengan kata lain strategi ini adalah meningkatkan penjualan. Cara yang dapat dilakukan yaitu meningkatkan promosi, menambah barang atau jasa, menambah lokasi dan staf penjualan, dll.
      2. Mengembangkan pasar, cara ini dilakukan jika pasar yang ada sekarang ini sudah jenuh atau sudah habis, dan kita perlu mencari sasaran pembeli baru dengan tetap menawarkan produk atau jasa yang ada. Cara yang dapat kita lakukan yaitu memperluas pasar yang tadinya sekitar Jakarta, menjadi Sekitar Jawa, atau merambah Sumatra, atau mulai merambah pasar ekspor.
      3. Pengembangan produk, cara ini kita lakukan jika pembeli yang ada mulai bosan atau pembeli membutuhkan produk/jasa lain dan kita pun harus merubah barang atau jasa yang akan kita tawarkan. Cara yang bisa kita lakukan, semula produk kita hanya bengkel motor, di kembangkan menjadi bengkel mobil, atau pencuciam  mobil, dll.
      4. Melakukan Diversifikasi, Strategi ini merupakan pengembangan produk yang masih berhubungan dengan produk lama dan ditawarkan pada pasar yang baru. Strategi ini efektif untuk memanfaatkan relung pasar atau kelompok pasar yang sebelumnya terabaikan.
     5. Menerapkan biaya murah, strategi ini didasarkan pada biaya input yang rendah sehingga akan menghasilkan produk atau jasa yang murah juga. Strategi ini dapat dilakukan antara lain :
a.       Produksi massal dengan memakai alat tepat guna.
b.      Distribusi  yang murah, menggunakan saluran distribusi yang pendek, dan sistem pembayaran yang fleksibel.
c.       Pemilihan lokasi yang tepat, penerapan disiplin kerja, menggunakan tenaga kerja yang professional, dll.
d.      Bahan baku atau input yang murah, bisa dilakukan dengan mencari alternative bahan baku, memangkas saluran distribusi, mencari supplier, melakukan negosiasi, dll.
      6. Memfokuskan pada pasar, Strategi ini dilakukan dengan cara memberikan pelayanan pada pelanggan khusus, dan pembelinya harus ditentukan dengan jelas, agar menjadi efektif dan efisien serta tidak menguras energi kita..
Contoh : Membuat ruang café khusus perokok, memberikan fasilitas due date yang lebih lama pada pelanggan dengan omset > 100 juta, dll.
7. Melakukan Diferensiasi, strategi ini berkonsentrasi pada pada produk atau jasa baru dan berbeda dengan yang lain. Strategi ini bisa diberlakukan jika produk atau jasa tidak sensitive terhadap harga. Beberapa strategi yang dapat dilakukan :
a.       Menciptakan citra atau branded terhadap barang atau jasa.
b.      Menggunakan teknologi baru  atau berbeda.
c.       Menampilkan produk atau jasa yang berbeda.
d.    Menggunakan jalur distribusi yang berbeda, dll

Rabu, 27 Januari 2010

Mau Anak Cerdas? Ajak Interaksi dengan Alam

Proses tumbuh kembang anak yang baik salah satunya diawali lewat interaksi dengan alam. Selain membuat proses belajar lebih menyenangkan, alam merupakan sarana belajar yang penuh alternatif. Hal ini akan memberi pengaruh positif terhadap kecerdasan emosional sekaligus meningkatkan kesadaran lingkungan.

"Karena keterbatasan lahan bermain, anak-anak di kota besar lebih suka main video games atau internet. Kecenderungannya anak menjadi individualis, kurang minat baca, dan kurang tahan menghadapi tekanan," kata Seto Mulyadi Psi Msi, psikolog dan pemerhati dunia anak.

Seto atau akrab dipanggil Kak Seto menambahkan, kecerdasan emosional (EQ) sangat penting dan perlu dikembangkan sejak anak usia dini karena hal ini yang mendasari ketrampilan seseorang di tengah masyarakat kelak.

"Percuma saja memiliki prestasi akademik cemerlang bila anak tak bisa mengelola emosinya, mudah marah, mudah putus asa, angkuh dan sombong," katanya.

Bila kecerdasan mental anak di asah, anak akan memiliki kemampuan untuk menghargai dirinya sendiri atau orang lain, mampu memahami perasaan terdalam orang-orang di sekelilingnya, serta mengikuti aturan-aturan yang berlaku.

Upaya untuk merangsang potensi kecerdasan anak perlu diupayakan secara optimal sejak dini dengan cara-cara yang penuh cinta dan kasih sayang. "Anak-anak usia dini pada umumnya adalah pembelajar sejati. Mereka sangat suka aktivitas belajar sejauh terkait dengan suasana belajar yang menyenangkan," kata Kak Seto.

Salah satu cara untuk merangsang minat belajar anak adalah dengan mengajak anak bermain dan belajar mengenal alam. Dr.Tan Shot Yen, M.Hum, seorang medical doctor dan praktisi energy healing mengatakan, pada usia dua hingga lima tahun, anak harus lebih banyak dikenalkan pada kegiatan bermain.

"Di usia balita ini, bagian otak yang banyak berkembang adalah bagian otak tengah. Karena itu anak harus dididik dalam suasana penuh kasih sayang. Diajari lebih dekat melihat alam, melihat hewan dan tumbuhan. Jangan jejali anak dengan pelajaran logika dan eksakta, termasuk bahasa asing," katanya.

Bermain di alam bebas dengan suasana yang menyenangkan akan merangsang potensi kecerdasan anak-anak, baik kecerdasan kognitif, kecerdasan emosional, maupun kecerdasan moral dan spiritualnya.

"Anak-anak yang diberi kesempatan untuk bermain akan tumbuh menjadi anak yang punya sikap toleransi dan mampu beradaptasi dengan lingkungannya," tambah Dr.Tan, penulis buku Saya Pilih Sehat dan Sembuh ini.


Selasa, 29 Desember 2009

Ketidakadilan Dunia


Mengapa seseorang Yahudi diperbolehkan menyimpan janggut untuk mengamalkan kepercayaannya...




...tetapi bila seorang Muslim berbuat demikian, dia dianggap ekstrim dan Terorist?







Mengapa seseorang rahib boleh berkerudung keseluruhan tubuhnya karena memperhambakan diri kepada Tuhannya...



...tetapi bila seseorang Muslimah melakukan begitu, dia ditekan ?










Mengapa bila wanita barat menjadi ibu rumah tangga,
dia dihormati kerana dikatakan berkorban untuk keluarganya...





...tetapi bila wanita Islam berbuat begitu, mereka kata, " dia mesti dibebaskan! "



Mengapa anak - anak gadis yang sekuler dibiarkan berpakaian mengikut kesukaannya karena punyai hak dan kebebasan...
...tetapi bila seseorang wanita Muslim memakai hijab, dia tidak boleh menjejakkan kakinya ke sekolah?
Mengapa bila seseorang kanak-kanak meminati sesuatu bidang, dia dikatakan mempunyai bakat...




...tetapi bila seseorang kanak-kanak tertarik kepada Islam, dia dikatakan tak berguna?




Mengapa bila seseorang Kristian atau Yahudi membunuh, agamanya tidak dikaitkan
... tetapi baru saja seseorang Muslim didakwa melakukan pembunuhan, maka nama Islam turut diadili!
Mengapa bila seseorang berkorban diri untuk melihat orang lain hidup, dia amat disanjungi...
...tetapi bila seseorang warga Palestin melakukannya untuk menyelamatkan diri, keluarga, rumahtangga dan masjidnya, dia dikenali sebagai seorang pengacau?
Mengapa bila seseorang non muslim mengendarai mobil mewah dengan sedikit ugal-ugalan, terkadang tidak pernah dipertikaikan...
...tetapi bila seseorang Muslim melakukan kesalahan, maka orang berkata itu karena agamanya Islam!

Mengapa kita terlalu percaya kepada surat kabar...

...tetapi selalu persoalkan apa yang terkandung di dalam Al-Quranul Karim?

Kamis, 22 Oktober 2009

ETOS KERJA UMAT ISLAM MENURUT ALLAH SWT


Kita sudah tahu etos kerja bangsa Japan terkenal sangat produktif, waktunya sangat bermanfaat untuk kesejahteraan manusia,karya2nya untuk mengolah bahan2 baku sangat banyak. Kita bisa saksikan dalam masarakat hampir 90 % alat2 yang dipakai oleh orang2 kantor, rumah tangga, pertanian, rumah sakit, tranportasi, konstruksi dll adalah barang2 yang dibuat oleh industri Japan.Pada umumnya kehidupan orang2 Japan adalah produktif. . Sedangkan kalau kita pandangkan mata kita ke negara2 yang penduduknya terbanyak umat islam seperti; Saudi Arabia, negara2 Timur Tengah, Pakistan, negara2 islam bekas jajahan Rusia dan negara2 Islam di Asia,termasuk Indonesia pada umumnya masarakat islam adalah komsumtif……kurang produktif.

Apa bedanya masarakat produktif dan konsumtif. Jelas sekali bedanya bahwa masarakat produktif lebih aktif,lebih maju, lebih sejahtera, lebih sehat, lebih panjang umur,lebih aman kehidupan masarakatnya di bandingkan dengan masarakat konsumtif. . Kalau kita lihat pendapatan minimum masarakat produktif adalah antara 6-8 dollar perjam. Sedangkan masarakat konsumtif rata rata adalah antara 1-3 dollar perhari. Sangat jauh bedanya bukan? .

Umur rata rata orang Japan adalah 83 tahun untuk wanita, dan 80 tahun untuk laki2, umur rata rata yang tertinggi di dunia. Sedangkan umur rata rata masarakat konsumtif adalah kira2 antara 40-60 tahun(termasuk Indonesia. Sedangkan orang2 yang tinggal di hutan2 tanpa ilmu rata rata hidupnya adalah antara 30-40 tahun.(irian Jaya, hutan amazon dll) . Jadi kitadapat memahami bahwa orang2 yang berilmu memang di berikan oleh ALLAH derajat atau tingkat hidup yang lebih tinggi, mulia dibandingkan dengan orang2 yang kurang ilmunya. (QS.58:11). Kita sudah mengetahui pula apa TUJUAN dan TUGAS hidup manusia menurut ALLAH
swt.dalam artikel pertama. Dan sekarang kita ingin mengetahui pula cara bekerja, etos kerja menurut ALLAH yang tertulis dalam AL Quran. .

Coba anda perhatikan apakah etos kerja umat islam sekarang ini apakah mereka mengikuti cara kerja menurut ALLAH(Al Quran)? Kalau sekiranya benar, sudah tentu umat islam sudah menjadi masarakat yang maju bukan?, seperti Japan itu atau lebih baik dari Japan dan USA.? Ternyata tidak demikian, sudah tentu ada kesalahan2 dalam memahami ajaran2 islam oleh sebahagian besar ulama2 kita, baik dalam negeri maupun luar negeri .

Inilah peraturan2 ALLAH tentang etos kerja umat islam..
1.ALLAH memberikan janji kepada manusia yang beriman,”Siapa2 yang bekerja untuk
ALLAH dengan baik, rajin, kerja sungguh2 dan ikhlas,maka ALLAH akan memudahkan
jalannya untuk sukses. Inilah janji ALLAH;
.
“… Barangsiapa yang bertakwa kepada Allah niscaya Dia akan mengadakan baginya jalan ke luar..(memudahkan jalannya untuk sukses)”Dan memberinya rezki dari arah yang tiada disangka-sangkanya. (QS.65:2-3) . Bertaqwa artinya orang2 beriman yang mematuhi atau mengikuti semua peraturan2 ALLAH dengan baik, sempurna, khafah, tidak setengah setengah, ikhlas dan juga menjauhi semua larangan2 yang di beritahu oleh ALLAH maka ALLAH akan mencintainya dan mempercayainya untuk mengatur (memenagement) kekayaan ALLAH yang ada di bumi ini. Sebagai hadiah dari ALLAH kepada orang2 yang sungguh2 bekerja dijalan ALLAH dan telah bekerja keras dan jujur mengikuti perintah2 ALLAH maka ALLAH memberikan hadiah2atau rezeki yang banyak dari sumber2 yang tidak diketahui atau tidak disangka sangka. Artinya rezekinya datang dari bermacam macam cabang usaha atau bermacam macam fabrik yang telah di rintisnya untuk mengolah bahan2 baku menjadi barang2 yang bermanfaat.

2. Ciri2 orang yang rajin bekerja untuk ALLAH itu,bukanlah banyak berzikir dan berdoa berjam jam kepada ALLAH, tapi pandai menggunakan waktu sebaik baiknya, professional. Ada waktu untuk shalat, berdoa, dan ada waktu untuk bekerja. . Inilah pemberitahuan ALLAH di al Quran;
“Apabila telah ditunaikan shalat, maka bertebaranlah kamu dimuka bumi, dan carilah karunia (rezeki) Allah dan ingatlah Allah banyak banyak supaya kamu beruntung. (QS.62:10)(ingat ALLAH bukan diartikan berzikir tanpa bekerja, tapi adalah takutilah ALLAH,takuti perbutan2 yang dilarang oleh ALLAH swt.) . Umat islam tidak disuruh berlama lama berdoa di mesdjid atau di rumah, tapi disuruh untuk bekerja memakmurkan bumi ALLAHatau mensejahterkan keluarga atau masarakat. Dalam bekerja selalu ingat kepada peraturan2 ALLAH ,tidak boleh melanggar peraturan2 ALLAH. . Kalau terniat untuk melanggar perintah2 ALLAH maka akibatnya adalah rezekinya tidak berakah dan bisa kembali bangkrut atau merugi. . Inilah janji ALLAH berikutnya. Bahwa ALLAH akan mejamin kemenangan, dan
kesuksesan kepada orang beriman dan bertaqwa sebagai berikut dibawah ini; .
“Hai orang orang beriman! Rukuklah kamu sujudlah kamu, sembahlah Tuhanmu dan perbuatlah kebajikan,supaya kamu mendapat kemenangan.atau kesuksesan. .”(QS.22:77) Maka apabila kamu telah selesai (dari satu pekerjaan), kerjakanlah dengan sungguh sungguh pekerjaan lain. (QS.94;7).

Inilah etos kerja umat islam yang sesungguhnya. Umat islam tidak boleh cepat merasa puas, ALLAH memerintahkan kalau kamu sudah selesai satu pekerjaan,maka
erjakan lagi yang lain..Tidak boleh berhenti dan bersantai santai,karena waktu dari ALLAH sangat terbatas, 24 jam perhari. Sebahagian digunakan untuk tidur, sedangkan pekerjaan masih banyak yang harus dilakukan. Hasil kerja hari ini harus lebih banyak dari padahasil kerja yang kemaren. Jadi ALLAH mengingatkan kepada pekerja2 agar pekerja2 haruslah dapat meningkatkan produktifitas setiap hari. Dengan demikian umat islam, umat ALLAH bisa menjadi umat yang sukses, umat yang menang, menjadi umat rahmatan lil’alamin bagi semua masarakat baik islam maupun non islam. . Kemudian ALLAH memberitahukan dan menjanjikan bahwa jika dalam satu negeri banyak orang2 yang beriman dan bertaqwa atau banyak orang2 yang rajin bekerja, banyak ilmu bermacam macam disiplin ilmu, dan mengikuti peraturan2 ALLAH dengan baik lagi sempurna serta ikhlas, maka negeri itu akan menjadi negeri yang makmur. ALLAH akan memberikan rezeki yang banyak dari langit dan dari dalam bumi. Negeri itu akan menjadi negeri yang dirahmati ALLAH, menjadi Rahmatan Lil’Alamin, menjadi negeri idaman setiap manusia di muka bumi ini.

Inilah janji ALLAH itu. “Jikalau sekiranya penduduk negeri-negeri beriman dan bertaqwa, pastilah Kami akan melimpahkan kepada mereka berkah dari langit dan bumi, tetapi mereka mendus-takan (ayat-ayat Kami) itu, maka Kami siksa mereka di-sebabkan perbuatan mereka sendiriQS.7: 96). Bagi siapa siapa yang melanggar dan tidak mengikuti peraturan2 ALLAHdengan sempurna, mendustakan ayat2 ALLAH atau mengikuti sebahagian sebahagian ayat2 ALLAH saja yang disenanginya, maka ALLAH akan menyiksanya. . Di dunia akan mendapat hidup yang susah, seperti orang2 yang tinggal di hutan2 atau seperti orang2 miskin, kelaparan yang tinggal di kota kota. Di akhirat mereka akan mendapat tempat neraka pula. . (Kecuali orang2 yang tinggal di hutan,karena mereka belum menerima buku2 petunjuk dari ALLAH, mereka tidak diberi sangsi atau hukuman. Hukuman ALLAH baru bisa di laksanakan kepada orang yang sudah tahu peraturan2 ALLAH,terutama ulama2, dai2 dan khotip2.(Islamic scholars) . Rasulullah saw adalah seorang pedagang atau seorang businessman yangsukses,berprestasi, sorang yang kaya raya. Termasuk istrinya Khadijjah.. Rasulullah saw dijuluki oleh orang2 seorang AL Amin, yaitu orang yang jujur dan amanah dalam berbusiness. Istri beliau juga seorang pedagang yang terkenal dan sukses pula. Dia seorang yang terkaya pula pada zamannya. . Kedua dua beliau suami istri adalah orang2 yang berwiraswasta, bukan seorang pegawai. . Rasulullah saw dari kecil sudah di bimbing oleh ALLAH untuk menjadi contoh bagi umat islam,bagaimana mencari nafkah atau begaimana berkerja untuk ALLAH dalam memakmurkan keluarga,masarakat. . Inilah sunnah Rasulullah saw yang dilupakan oleh kebanyakan ulama2 sekarang ini. .
Kecuali Aa Gym(DT) dan Abuya Ashari (Arqam) yang telah sukses mengembangkan
business memberikan lapangan kerja kepada pemuda2. Artinya Aa Gym telah
mentaati perintah ALLAH untuk memakmurkan masarakat.Indah bukan. Bagaimana
kalau dalam satu negeri ada 10.000 ulama2 seperti Aa Gym,sudah tentu ALLAH akan
memakmurkan negeri ini.Seperti ALLAh katakan dalam ayat diatas tadi.
.
Inilah hadits atau nasehat2 Rasulullah saw sebagai berikut;

1.Carilah oleh mu Rezeki dengan menggali yang tersembunyi di dalam bumi.HR
Thabrani.
2.Amanat itu mendatangkan rezeki,sedangkan khianat itu mendatangkan kemiskinan. HR Dailami. (Jadi orang2 miskin itu adalah kalau bukan kurang ilmu,maka dia adalah seorang yang kianat/ingkar kepada ALLAH atau manusia)
3.Bergeraklah kamu mencari rezeki dan berusahalah mencari rezeki hidup maka sesungguhnya berpagi pagi mencari itu adalah berkat dan keberuntungan.
4.Sesungguhnya pedagang2 yang jujur danbenar akan berada di bawah naungan Arsy ALLAH pada hari kiamat.HR Dailami.
5.Bahwa 90% dari pengasilan beliau(Muhammad saw) datang dari hasil perdagangan,10% yang datang dari hasil perternakan.HR Dailami.
6.Bekerja keraslah kamu untuk duniamu seolah olah kamu akan hidup selama lamanya, bekerja keraslah untuk akhirat kamu seolaholah kamu mati esok hari. HR Baihaqi.
7.Sebaik baik warisan manusia sesudah mati ada 3 macam.HR Muslim.
a).Anak yang saleh, yang baik, yang selalu mendoakan orang tuanya. Selama anak itu mendoakan orang tuanya selama itu pula orang tua yang meninggal mendapat pahala di kubur.
b).Meninggalkan ilmu yang bermanfaat.Artinya seorang yang berilmu dan meningalkan buku2 yang berilmu sebelum meninggal dunia, maka selama ilmu2 itu bermanfaat untuk masarakat selama itu pula orang yang meninggal dunia,mendapat pahala di kubur.
c) Meninggalkan warisan2 untuk anak2 dan masarakat. Artinya selama warisan2 seperti Mesdjid, sekolah2, rumah sakit, fabrik2 ,gedung2 dll selama warisan2 itu bermanfaat untuk masarakat,selama itu pula orang yang meninggal dunia mendapat pahala di kubur.
Kesimpulan:
Jadi jelas dari penjelasan ayat2 ALLAH diatas tadi bahwa orang2 yang beriman dan bertaqwa dengan mengikuti etos kerja menurut ALLAH maka dia akan menjadi orang2 sukses dalam memakmurkan, mensejahterakan keluarga,masarakat, dan dia sendiri diberi oleh ALLAH hadiah atau rezeki yang banyak. Dia akan meninggalkan warisan2 yang banyak untuk keluarga dan masarakat setelah meningal dunia.
Jadi orang2 beriman dan bertaqwa adalah orang2 yang kaya raya(kaya ilmu dan harta) yang diberkahi oleh ALLAH swt. Kekayaan2 yang diberikan oleh ALLAH ini digunakannya sebanyak mungkin untuk kemaslahatan masarakat. Dia merasa bertanggung jawab untuk membatu masarakat miskin, mereka merasa bahwa kekayaan nya itu bukanlah milik pribadinya,tapi adalah titipan, kepercayaan, amanah dari ALLAH swt.untuk di distribusikan kepada manusia yang belum mendapat ilmu.(miskin)
Ulama2,Da’i2, kotip2 dan Islamic scolars yang tahu agama,tahu akan peraturan2 ALLAH,tapi masih hidup miskin, berarti ulama2 itu belum sempurna menghayati peraturan2 ALLAH,masih mengingkari / lalai mentaati sebahagian peraturan2 ALLAH.

Etos kerjanya masih rendah,atau salah kaprah memahami ajaran2 islam.Ulama2 ini kurang mendapat kepercayaan dari ALLAH untuk mengatur kekayaan ALLAH, artinya iman dan taqwa nya belum sempurna. Sebab ALLAH memberitahukan diatas bahwa orang2 yang beriman dan bertaqwa ALLAH akan menurunkan kekayaan ALLAH dari langit dan dan bumi.Ini adalah komitment dari ALLAH swt.
Semoga penjelasan yang singkat ini dapat menggugah hati2 pemuda2 islam yang ingin melihat umat Islam makmur dan berjaya kembali dalam segala aspek penghidupan. Semoga masarakat islam menjadi masarakat Rahmatan lil’alamin untuk manusia semuanya.
Kalau benar itu datang dari ALLAH mohon di taati dengan baik,kalau salah itu datang dari saya karena kelamahan saya, mohon dikoreksi dan mohon maaf. Jadi ajaran2 islam itu adalah indah sekali, ajaran2 yang membawa umat islam dan
non islam kepada kemajuan2 dalam segala aspek penghidupan. Itulah ajaran ALLAH yang benar.

Sebaliknya ajaran2 yang mengatasnamakan islam yang tidak membawa umat sejahtera dan damai,maka pemahaman ajaran islam itu adalah salah kaprah perlu kita perbaiki. Marilah kita berjuang menuju masarakat yang bermanfaat didunia berarti di
akhirat.Berzikir, pikir dan ikhtiar Keep your hands busy with works; keep your mouth busy with remembrance of Allah
and leave inheritance as much as possible. Love your neighbor as you love
yourself.

Hadist; Kamu belum beriman kepada Allah, kalau kamu belum mencintai tetangga
kamu(baik islam maupun non islam)

Kesehatan Reproduksi Wanita Dalam Islam

Islam sebagai ad-Dien merupakan pedoman hidup yang mengatur dan membimbing manusia yang berakal untuk kebahagiaan mereka di dunia dan akhirat. Sisi-sisi kehidupan manusia sekecil apapun telah menjadi perhatian Islam, termasuk dalam hal ini yang berkaitan dengan kesehatan. Ia merupakan nikmat dari Allah yang luar biasa nilainya, karena itu ia merupakan amanah yang menjadi kewajiban bagi setiap pribadi untuk menjaganya dengan memelihara kesehatan secara sungguh-sungguh.

Dalam situs pks-anz.org disebutkan Kesehatan adalah sesuatu yang sangat vital sekali bagi kehidupan manusia, disamping kebutuhan sandang, pangan dan papan, karena kesehatan merupakan sarana dalam mencapai kehidupan yang bahagia. Kebutuhan hidup yang tersedia tidak akan berguna dan menjadi hambar apabila tidak diiringi dengan kesehatan badan. Dalam hal ini Rasulullah saw bersabda sebagaimana yang diriwayatkan oleh Ibnu Abbas :

Perhatikanlah lima perkara ini sebelum datang lima perkara : 1. Hidupmu sebelum datang ajalmu; 2. Jagalah kesehatanmu sebelum datang sakitmu; 3. Manfaatkan sebaik-baiknya kesempatanmu sebelum datang kesibukanmu; 4. Manfaatkan masa mudamu sebelum datang masa tuamu; 5. Manfaatkan kekayaanmu sebelum datang masa fakirmu.” (HR. Ahmad dan Baihaqi).

Disamping itu setiap muslim yang sakit di perintahkan pula untuk berobat kepada ahlinya dan perbuatan tersebut juga bernilai ibadah sebagaimana yang pernah di sabdakan oleh Nabi saw. “Berobatlah wahai hamba-hamba Allah, karena sesungguhnya Allah tidaklah menurunkan suatu penyakit, kecuali telah diturunkan pula obatnya, selain penyakit yang satu, yaitu penyakit tua (pikun).” HR.Ahmad, Ibnu Hibban,Hakim.

Islam mengajarkan prinsip-prinsip kesehatan, kebersihan dan kesucian lahir dan batin. Antara kesehatan jasmani dengan kesehatan rohani merupakan kesatuan system yang terpadu, sebab kesehatan jasmani dan rohani menjadi syarat bagi tercapainya suatu kehidupan yang sejahtera di dunia dan kebahagiaan di akhirat.

Sistem kesehatan dalam Islam tercermin dalam ajaran syariat yang mewajibkan perbuatan membersihkan diri dari kotoran (najis), dari hadats dan dari kotoran hati semua itu berada dalam satu paket ibadah seperti wudhu’, mandi, shalat dan lain sebagainya.

Kita sudah mengenal bahwa pangkal dari kesehatan adalah kebersihan, bahkan melalui ajaran-ajaran Rasulullah kita dituntun untuk senantiasa memperhatikan masalah kebersihan. Kaedah ushuliyah mengatakan : Kesehatan jasmani didahulukan dari pada kesempurnaan agama sementara kebersihan itu adalah sebagian dari iman. Jadi iman merupakan pokok ajaran untuk berbuat secara sehat, Islam misalnya menunjukkan kebersihan dan kesucian dalam lima bagian, kebersihan dan kesucian rumah dan perkarangan, badan, pakaian, makanan serta kebersihan dan kesucian ruh dan hati.

Kesehatan baik jasmani atau rohani merupakan nikmat dan rahmat Allah yang setinggi-tingginya, harta benda dan jabatan tidak ada gunanya apabila jasmani dan rohani sakit. Jasmani dan rohani yang sehat merupakan pangkal kebahagiaan dan kesenangan.

Secara lebih khusus, perhatian Islam terhadap masalah kesehatan reproduksi wanita sedemikian besar, ini tercermin dalam hal :

Pelarangan berduaan antara laki-laki dan perempuan yang bukan mahrom, sebagaimana hadis yang diriwayatkan oleh Imam Bukhori, Rasulullah saw bersabda : Janganlah sekali-kali seorang laki-laki berdua-duaan dengan seorang wanita di tempat yang sepi kecuali jika ada mahrom. Pelarangan ini merupan tindakan preventif agar tidak terjadinya perzinahan (hubungan seksual di luar pernikahan) yang merupakan perbuatan terlarang. Sebab dampak yang ditimbulkan dari perzinahan adalah dapat menyebabkan kehamilan yang tidak dikehendaki (unwanted pregnancy) yang ujungnya adalah aborsi sedangkan aborsi itu sendiri dapat menimbulkan berbagai penyakit, di antaranya kemandulan atau timbulnya berbagai macam penyakit kelamin salah satunya adalah AIDS. Yang banyak dirugikan adalah kaum wanita itu sendiri.

Pelarangan ini menunjukkan betapa besar perhatian Islam terhadap kesehatan reproduksi wanita, agar setiap orang menjaganya dengan baik sehingga seorang wanita dapat menjalankan fungsi reproduksinya secara sehat dan bertanggung jawab.

Menganjurkan pernikahan sebagai bentuk perlindungan agar reproduksi menjadi sehat dan bertanggung jawab.

Tidak berhubungan ketika istri sedang haid (QS.2:222).Memberikan hak pada wanita untuk mendapatkan perlakuan yang baik dari semua pihak misalnya hak untuk mendapatkan pelayanan kesehatan pada saat hamil dan menyusui. Dalam saat seperti ini suami berkewajiban menjaga istrinya yang sedang hamil atau menyusui agar selalu dalam keadaan sehat, baik secara fisik maupun mental. Bahkan Allah swt dalam al-Quran menegaskan kondisi wanita yang hamil dalam keadaan lemah (Qs. Lukman : 13 dan al-Ahqof : 15). Oleh karena perhatian yang sangat besar terhadap kondisi tersebut, maka wanita hamil dan menyusui tidak diwajibkan untuk beribadah puasa.

Memberikan hak pada wanita untuk mengatur kelahiran. Islam memberikan petunjuk kepada wanita agar reproduksi dilakukan dengan mengatur jarak kelahiran. Hal ini untuk mengantisipasi kemungkinan yang tidak diinginkan seperti meninggal ketika melahirkan karena lemah fisik atau badan tidak sehat. Dan juga untuk memenuhi kebutuhan bayi terhadap ASI, karena ASI itu sendiri sangat besar manfaatnya bagi kesehatan, pertumbuhan dan perkembangan bayi. Isyarat tersebut ada di dalam Qs. Al-Baqoroh : 233 : Para ibu hendaklah menyusukan anaknya selama dua tahun penuh yaitu yang bagi ingin menyempurnakan penyusuan. Dalam Qs. Al-Ahqof : 15 : Mengandungnya sampai menyapihnya selama tiga puluh bulan. Artinya jarak kelahiran bisa terjadi kurang lebih 3 tahun.

Demikianlah perhatian Islam secara langsung maupun tidak langsung terhadap kesehatan reproduksi wanita