Apabila listrik padam dan kebetulan lilin habis, jangan panik karena ada dua alternatif lilin “darurat” yang bisa dibuat. Yang pertama adalah lilin kapas. Caranya, puntir kapas seperti sumbu kemudian letakkan di atas wadah beling kecil yang telah diberi sedikit minyak goreng. Lilin kapas siap untuk disulut.
Yang kedua adalah lilin kapur tulis. Caranya, runcingkan kapur tulis seperti pensil, kemudian rendam dalam minyak goreng. Diamkan sebentar agar minyak terserap. Setelah itu letakkan lilin kapur di atas tutup kaleng atau wadah beling dan nyalakan.
Yang ketiga adalah gunakan sumbu, kapas yang dipelintir, masukkan dalam tutup botol beling bekas obat sirop. Kemudian isi dengan larutan alkohol, lilin siap di nyalakan.
Bebas jelaga.
Tampilkan postingan dengan label Tips. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Tips. Tampilkan semua postingan
Senin, 27 April 2009
Kamis, 16 April 2009
Motivations
1. AMBITION : Aspire to climb as high as you can dream (Raihlah cita-cita setinggi impianmu)
2. BALANCE : Balance is the kay to life (Keseimbangan adalah kunci dari kehidupan)
3. BELIEVE : Believe in yourself, all things are possible (Percaya pada diri sendiri semua hal adalah mungkin)
4. CHALLENGE : Always set the trail, never follow the path run (Selalu ciptakan kesan, jangan pernah mengikuti jejak yang tertinggal)
5. LEADERSHIP : Leadership is the capacity to translate vision into reality (Kepemimpinan adalah kapasitas dalam menerjemahkan visi menjadi kenyataan)
6. LOVE : Love does not consist in gazing at each other, but in looking outward together in the same direction (Cinta bukanlah hanya memandang, tetapi menatap ke tujuan yang sama)
7. PERSEVERANCE : One greatest glory lies not in never failing but in rising every time we fall (Keberhasilan terbesar dalam hidup adalah dapat bangkit kembali dari sebuah kegagalan)
8. SOLUTION : With a guiding light, all obstacles can be overcome (Dengan cahaya penuntun, semua masalah dapat diatasi)
9. TEAMWORK : Together we achieve more (Bersama kita raih lebih banyak)
10. TIME : Time is money (Waktu adalah uang)
11. WINNER : A winner never quits (Seorang pemenang tidak pernah berhenti)
12. SUCCESS : Always remember that success is a ladder, not an escalator (kesuksesan adalah sebuah tangga, bukan sebuah eskalator)
2. BALANCE : Balance is the kay to life (Keseimbangan adalah kunci dari kehidupan)
3. BELIEVE : Believe in yourself, all things are possible (Percaya pada diri sendiri semua hal adalah mungkin)
4. CHALLENGE : Always set the trail, never follow the path run (Selalu ciptakan kesan, jangan pernah mengikuti jejak yang tertinggal)
5. LEADERSHIP : Leadership is the capacity to translate vision into reality (Kepemimpinan adalah kapasitas dalam menerjemahkan visi menjadi kenyataan)
6. LOVE : Love does not consist in gazing at each other, but in looking outward together in the same direction (Cinta bukanlah hanya memandang, tetapi menatap ke tujuan yang sama)7. PERSEVERANCE : One greatest glory lies not in never failing but in rising every time we fall (Keberhasilan terbesar dalam hidup adalah dapat bangkit kembali dari sebuah kegagalan)
8. SOLUTION : With a guiding light, all obstacles can be overcome (Dengan cahaya penuntun, semua masalah dapat diatasi)
9. TEAMWORK : Together we achieve more (Bersama kita raih lebih banyak)
10. TIME : Time is money (Waktu adalah uang)
11. WINNER : A winner never quits (Seorang pemenang tidak pernah berhenti)
12. SUCCESS : Always remember that success is a ladder, not an escalator (kesuksesan adalah sebuah tangga, bukan sebuah eskalator)
Kamis, 02 April 2009
Pertanyaan yang Kerap Diajukan Saat Wawancara
Sering merasa bingung bagaimana menjawab pertanyaan-pertanyaan dari pewawancara kerja? Pelajari dulu perkiraan pertanyaan-pertanyaan yang sering dilontarkan si pewawancara di bawah ini.
1. Apa kekurangan Anda?Sebelum bertemu pewawancara, pikirkan baik-baik jawaban dari pertanyaan ini. Ini pertanyaan yang cukup menjebak. Karena ini dilihat apakah Anda mengenal baik diri Anda sendiri, dan apakah akan ada usaha untuk memperbaiki diri. Disarankan untuk Anda mencari tahu sisi positif dari apa yang akan Anda katakan. Misalnya, “Saya sangat memperhatikan detail dan di beberapa industri, terlalu mendetail bisa membutuhkan waktu lama sehingga kurang diperlukan. Namun di posisi akunting yang saya lamar ini, saya rasa saya bisa bekerja dengan baik dan nyaman.”2. Mengapa Anda berhenti dari pekerjaan sebelumnya?Sebisa mungkin Anda tidak mengucapkan hal-hal negatif tentang tempat bekerja sebelumnya. Usahakan untuk bersikap netral dan menjawab secukupnya. Misalnya, “Tempat bekerja saya sebelumnya bukan tempat yang tepat untuk kepribadian saya yang senang berkreasi bebas. Namun dari sana saya mempelajari bahwa dalam sebuah organisasi memiliki sebuah tipe karakteristik tertentu seperti layaknya manusia. Sekarang saya mengetahui bahwa saya akan bekerja lebih baik di tempat yang memerlukan pemikir-pemikir independen dan memiliki metode bekerja yang berbeda dari tempat saya sebelum ini.”
3. Mengapa Anda ingin bekerja di sini?Nah, untuk menjawab pertanyaan ini, dibutuhkan kemauan untuk meneliti dan mencari tahu tentang tempat yang dituju. Cari tahu sedikit tentang latar belakang perusahaan tersebut. Misal, “Saya ingin menjadi bagian dari perusahaan global yang dalam satu tahun saja bisa menginvestasikan 1,4 triliun rupiah hanya untuk riset dan pengembangan proses industri yang ramah lingkungan.”
4. Ceritakan tentang diri Anda. Inilah kesempatan Anda untuk unjuk gigi, tapi bukan untuk menceritakan sejarah hidup Anda. Mulai dengan karakter Anda, penghargaan-penghargaan yang pernah Anda terima, pendidikan, atau pekerjaan yang relevan dengan posisi yang dituju. Jangan terlalu banyak mendalam ke informasi personal kecuali informasi tersebut berhubungan dengan pekerjaan yang dilamar. Misalnya, “Saya tipe yang senang berkreativitas. Saya sudah menjadi sales manager selama 5 tahun dan menggunakan kreativitas saya untuk menciptakan insentif-insentif unik untuk membuat para sales di bawah saya termotivasi. Karena ide-ide tersebut, tim sales saya mendapatkan banyak penghargaan dari perusahaan.”
5. Ceritakan tentang bos terburuk yang pernah Anda temui. Meski ini terlihat sebagai "sarana" baik untuk bercurhat tentang si mantan bos yang menyebalkan itu, namun Anda harus menahan godaan itu. Alih-alih cobalah bersikap bijaksana, misalnya, “Meski tak ada mantan atasan saya yang menyebalkan, namun ada yang mengajarkan saya lebih banyak tentang bermacam hal ketimbang yang lainnya.”
6. Apa gol yang ingin Anda tuju?Pertanyaan ini adalah pertanyaan yang baik untuk dijawab sesuai dengan pernyataan tentang tujuan hidup yang tertulis di surat lamaran Anda. Usahakan mendetail, namun tidak berlebihan. Misalnya, “Saya ingin bekerja sebagai teknik sipil di sebuah perusahaan yang berkonsentrasi pada pengembangan ritel. Secara ideal, saya ingin bekerja di perusahaan yang baru berkembang, seperti tempat ini, agar saya bisa bisa mempelajari segala hal yang bisa saya pelajari sedini mungkin mengenai banyak hal di perusahaan yang sedang berkembang.” Namun ada pula tempat-tempat tertentu yang mengharapkan jawaban jujur dari calon pekerjanya, misalnya dengan mengatakan bahwa Anda mencari penghasilan yang lebih baik. Sebaiknya perhatikan pula karakter si pewawancara.
Selasa, 16 September 2008
Tips Seputar Kita

Tips
Mudah-mudahan bermanfaat.
1. Menghemat Listrik di Rumah
Bila peralatan listrik / elektronik dirumah anda tidak terpakai, jangan biarkan steker/colokannya terpasang pada stop kontak. Dalam peralatan listrik biasanya ada kumparan (trafo), bila stekernya tetap tersambung ke listrik maka arus tetap akan mengalir kedalam kumparan, kumparan menjadi panas. Panas ini berasal dari arus listrik yang mengalir kedalam trafo tersebut.
2. Jangan Buang Sisa Sabun Mandi
Sabun mandi yang sudah dipakai lama biasanya akan mengecil, tentu hal ini akan membuat kita susah dalam pemakaiannya. Jika anda sudah mengganti sabun baru, sabun sisa ini jangan langsung dibuang, tetapi gabungkanlah sabun baru dan sabun lama. Maka bila sabun sudah mengering kedua sabun tersebut akan menyatu. Dan tentu saja kita tidak kesulitan lagi dalam pemakaiannya.
3. Menggoreng Bawang
Bawang goreng anda cepat menjadi lembek ??. Sebelum menggoreng bawang lakukan langkah berikut. Setelah bawang diiris tipis, campurkan juga irisan bawang putih kemudian tambah sedikit garam dan tambahkan sedikit tepung beras kedalam irisan bawang tadi sampai agak sedikit kering. Lalu goreng bawang anda, maka anda akan mendapatkan bawang goreng yang gurih dan kriuk.
Langganan:
Postingan (Atom)